• Home
  • /
  • Hutan Kalimantan

Hutan Kalimantan

Borneo alias Pulau Kalimantan adalah salah satu pulau yang dilalui garis ekuatorĀ  atau garis Lintang 0 derajat sehingga membuat wilayah Kalimantan dan Indonesia termasuk dalam wilayah tropis. Kalimantan dikenal sebagai salah satu pulau di Indonesia yang menyimpan kekayaan alam berupa hutan hujan tropis.

Hutan hujan tropis yang ada di kalimantan memiliki banyak sekali peran, salah satunya adalah sebagai penyumbang oksigen bagi dunia pada era sekarang di mana hutan semakin berkurang. Selain dapat menyumbang oksigen dan mengurangi emisi gas karbon di udara, hutan kalimantan juga menjadi sumber kehidupan bagi makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.

Sebagai hutan hujan tropis, hutan yang ada di Kalimantan memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga keberlangsungan hidup flora dan fauna unik serta khas yang ada di dalamnya agar tidak punah.

Hutan Kalimantan tak hanya menjadi tempat hidup bagi satwa seperti macan tutul, babi berjanggut dan orang utan, tetapi juga menyimpan banyak sekali satwa sekaligus flora unik seperti bunga bangkai atau Rafflesia arnoldi, nepenthes pemakan daging, tupai tanah, monyet berhidung panjang dan gajah kerdil kalimantan.

Selain itu, hutan Kalimantan juga menjadi rumah bagi suku asli penghuni Pulau Kalimantan seperti Suku Dayak yang tinggal di sekitar sungai di pedalaman Kalimantan. Apabila hutan ini dibiarkan hilang, maka banyak sekali makhluk hidup yang akan kehilangan rumah dan sumber kehidupannya.

Suku asli Kalimantan akan kehilangan rumahnya, sedangkan flora dan fauna yang ada di dalamnya akan terancam punah. Karena itulah hutan yang ada di Kalimantan perlu dijaga. Dengan menjaga hutan tersebut, pemanasan global dapat dikurangi dan keanekaragaman hayati yang ada di hutan tersebut dapat dijaga agar tetap lestari dan tidak terancam punah.

Agar hutan dapat dijaga kelestariannya, mengurangi atau mencegah alih fungsi lahan hutan menjadi lahan perkebunan untuk industri kayu maupun sawit adalah salah satu cara yang dapat dilakukan. karena alih fungsi lahan menyebabkan flora dan fauna khas kehilangan tempat tinggalnya.