• Home
  • /
  • Langkah Membudidayakan Markisa Konyal

Langkah Membudidayakan Markisa Konyal

Siapa yang tidak mengenal buah markisa? Buah berbentuk bulat yang didominasi oleh biji ini memiliki rasa yang manis, asam dan segar. Dengan rasanya yang cukup unik, markisa sangat cocok digunakan sebagai bahan membuat sirup. Buah yang berasal dari Amerika ini memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Dengan kandungan vitamin C dan pofenol yang berperan sabagai antioksidan, markisa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tubuh tidak akan mudah terserang penyakit ketika kita mengkonsumsi markisa dengan jumlah yang cukup. Antioksidan juga dapat menjaga kulit dari serangan radikal bebas. Seperti yang kita ketahui, radikal bebas dapat membuat kulit mengalami penuaan dini dan munculnya garis-garis halus di wajah.

Di Indonesia, ada beberapa jenis markisa yang banyak dibudidayakan. Markisa kuning, markisa ungu dan markisa konyal menjadi jenis markisa yang dapat tumbu dengan baik di Indonesia. Untuk markisa konyal, buah ini dapat tumbuh dan berkembang di dataran rendah. Untuk membudidayakan buah ini, ada beberapa langkah yang harus kita perhatikan. Dengan pengetahuan akan budidaya markisa konyal dengan tepat, buah yang akan dibudidayakan dapat berkembang dengan baik. Untuk memperbanyak markisa konyal, kita dapat melakukan steak batang dan memperbanyak biji. Jika dilakukan dengan steak batang, kita harus melakukan steak di persemaian. Jika dari biji, biji harus mengalami persemaian terlebih dahulu.

Tanah sebagai wadah menaman tanaman sebaiknya dicangkul terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar alang-alang dan gulma dapat hilang dengan baik hingga ke akarnya. Buat lubang tanamanĀ  dengan kedalaman 30 hingga 40 cm. Lubang-lubang tersebut diberi pupuk kandang atau pupuk organik lainnya. Beri jarak pada lubang agar tamanan markisa konyal dapat tumbuh dengan baik. Manfaatkan kawat ketika akan menjalarkan batang markisa. Jika markisa konyal akan dipanen, kita harus memilih buah yang telah matang. Markisa yang matang memiliki aroma harum dan kulit buah yang berwarna kuning. Buah berwarna hijau merupakan markisa konyal yang masih muda dan tidak layak untuk dipanen karena memiliki mutu yang rendah.